Ciseeng, Bogor – Sabtu, 03 Mei 2025 — Dalam suasana penuh rasa syukur dan khidmat, Pondok Pesantren Al-Qur’an Nurul Qur’an menggelar acara Tasyakuran Milad Dua Dasawarsa sekaligus Wisuda Khotmil Qur’an Angkatan ke-VII pada Sabtu, 03 Mei 2025 bertempat di Aula Masjid Al-Hayah, Ciseeng, Bogor.
Dengan mengusung tema “Mencerahkan Indonesia Dengan Al-Qur’an”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren dalam merefleksikan perjalanan 20 tahun perjuangan dakwah dan pendidikan berbasis Al-Qur’an.
Acara dibuka pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh santri, wali santri, alumni, para tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an istimewa oleh dua qori internasional, yaitu Ustadzah Yanti Susanti, M.Pd.I dan Muhammad Najmi Alvaro, yang membawakan lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan suara yang merdu dan penuh penghayatan, menambah kekhusyukan suasana.
Puncak acara diisi dengan tausiyah dan nasihat keagamaan oleh ulama nasional, K.H. M. Cholil Nafis, M.A., Ph.D, yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah. Dalam ceramahnya, beliau menegaskan pentingnya pesantren sebagai pusat peradaban Qur’ani yang mampu menjawab tantangan zaman.
Agenda milad ke-20 ini juga mendapatkan kado spesial berupa ucapan selamat dan doa secara langsung dari H.E Bapak H. Anies Rasyid Baswedan, M.PP., Ph.D.
“Dua dekade pengabdian di jalan al-Qur’an adalah nikmat yang luar biasa sekaligus amanah besar yang Insya Allah akan membawa keberkahan bagi umat dan bangsa. Mudah-mudahan pondok ini terus tumbuh menjadi pusat ilmu, penebalan iman dan pengabdian yang melahirkan generasi qur’ani, pemimpin-pemimpin yang amanah, yang memberikan manfaat bagi semua.” tutur beliau.

Selain tasyakuran milad, kegiatan juga dirangkaikan dengan prosesi wisuda Khotmil Qur’an Angkatan VII, sebagai bentuk apresiasi atas capaian para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Tangis haru dan bangga tampak dari wajah para orang tua dan para pembimbing yang menyaksikan langsung momen sakral tersebut.
Acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi PPA. Nurul Qur’an dalam menguatkan komitmen untuk terus mencerdaskan dan mencerahkan bangsa Indonesia melalui pendidikan Al-Qur’an.



